Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Contoh Permainan Tradisional Yang Mendidik dan Manfaatnya

Permainan tradisional adalah permainan yang telah dilakukan sejak turun temurun oleh anak-anak di indonesia yang umumnya tanpa alat atau dengan alat yang sederhana. Beberapa permainan tradisional secara tidak langsung dapat menjadi media yang dapat mendidik anak menjadi pribadi yang lebih pintar, sehat dan belajar dalam mengambil keputusan. 

Berikut Ini Contoh Permainan Tradisional Yang Mendidik Untuk Anak-Anak 

10 Contoh Permainan Tradisional Mendidik

1. Petak umpet
Petak umpet adalah permainan menemukan dan mencari, dalam permainan ini anak akan belajar berlari dan berfikir. Anak-anak harus berfikir dengan cepat dalam mencari persembunyian yang sulit ditemukan sebelum waktu yang di tentukan habis, selain itu anak-anak harus berlari cepat agar menjadi pemenang dalam mencapai benteng. 

2. Ular naga
Permainan ini tanpa alat dan membutuhkan anak-anak yang cukup banyak agar pemainan ini menjadi seru. Dalam permainan ini anak akan belajar mengambil keputusan untuk memilih dari banyak pilihan teman.

3. Gobak sodor
Permainan ini akan melatih anak untuk berfikir dan memtuskan waktu yang tepat untuk lari dan lolos dari penjagaan teman. Anak juga akan terlatih berlari cepat dan menghindari tangkapan agar dapat memenangi permainan. Permainan ini akan mendidik anak untuk saling bekerja sama untuk menang melawan tim yang lain.

4. Lompat tali
Permainan ini menggunakan tali karet sebagai alat untuk bermain, dari permainan tradisional ini anak akan melatih otot, jadi permainan tradisional ini bisa juga dipakai untuk olahraga.

5. Engklek
Permainan engklek memiliki banyak manfaat untuk anak, selain untuk kesehatan juga untuk melatih kemampuan lain seperti melatih anak dalam menyeimbangkan tubuh, melatih anak dalam berkompetisi, negosiasi, komunikasi, dan empati. Permainan ini juga mengurangi rasa cemas serta melatih konsentrasi anak.

6. Benthik
Permainan benthik mengharuskan anak untuk berlari, hal ini melatih fisik anak. Selain itu permainan ini juga akan melatih ketangkasan dan keterampilan individu, keuletan, kehati-hatian, cermat dan disiplin. Secara mental membentuk sikap mental yang positif. Kerjasama antar pemain se-tim, kepemimpinan, kejujuran, tanggungjawab, dan semangat sportifitas saling menghormati antar pemain, kawan maupun lawan.

7. Benteng
Bermain benteng-bentengan salah satu permainan favorit anak, permainan ini memiliki manfaat untuk melatih kecepatan dan kelincahan dalam berlari, selain itu permainan ini dapat melatih kerjasama antar kelompok.

8. Membentuk Gelang Karet
Bermain bentuk gelang karet akan melatih kreatifitas anak dalam menemukan bentuk unik dari permainan gelang karet.

10. Layang-Layang
Layang-layang adalah permainan menerbangkan layang-layang, dari permainan ini anak akan terlatih kesabaran dalam menerbangkan, selain itu akan berlatif berfikir mengkreasikan layang-layangnya agar tampil bagus dan stabil di udara.

Itulah beberapa contoh permainan tradisional yang mendidik sekaligus manfaatnya untuk anak, dari sisi kesehatan dan kecerdasan anak. Semoga tulisan ini ada manfaat untuk sahabat semuanya.